Ustadz Menjawab

Assalamu’alaikum, ustadz Aep, nama saya tarju alamat Jepara.  Saya pernah mendengar seorang da’i mengatakan dalam ceramahnya bahwa kategori panggilan haji itu ada tiga: (1) panggilan Nabi Ibrahim, (2) panggilan malaikat, (3) panggilan setan. Mohon dijelaskan ma’khodznya keterangan tersebut dalam kitab apa. Terima kasih

Wa’alaikum salam wr. wb.
Ahlan Mas Tarju, terimakasih atas pertanyaan yang sangat bagus ini. Saya belum mendapatkan keterangan bahwa ada panggilan lain selain panggilan Nabi Ibrahim as. Bahkan, ini pertama kali saya mendengarnya.
Keterangan yang saya dapatkan, sebagaimana disampaikan oleh para ulama khususnya para ahli tafsir, bahwa panggilan haji yang ada sebagaimana disampaikan oleh Allah dalam al Qur’an, adalah panggilan haji Nabi Ibrahim as. Hal ini berdasarkan firman Allah:

 
وَأَذِّنْ فِي النَّاسِ بِالْحَجِّ يَأْتُوكَ رِجَالًا وَعَلَى كُلِّ ضَامِرٍ يَأْتِينَ مِنْ كُلِّ فَجٍّ عَمِيقٍ

Artinya: “Dan berserulah kepada manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, dan mengendarai unta yang kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh” (QS. Al Hajj [22]: 27).

Ahli tafsir, antara lain Imam al Qurthubi, dalam tafsirnya mengutip perkataan Ibnu Abbas dan Ibnu Jubair, bahwa ketika Nabi Ibrahim a.s. telah selesai membangun Ka‘bah, Allah berfirman kepadanya: “Serulah manusia untuk melakukan ibadah haji, wahai Ibrahim!” 


Nabi Ibrahim as menjawab: “Ya Allah, suara saya tidak mungkin didengar oleh mereka semua”. 

Allah kembali berfirman: “Serulah, dan biarkan Aku yang akan menyampaikan seruanmu itu (kepada seluruh manusia)”.
Nabi Ibrahim as pun segera naik ke atas gunung Abu Qubais pendapat lain mengatakan naik ke atas Maqam Ibrahim, ada juga yang mengatakan ke atas Hajar Aswad, dan ada juga yang mengatakan ke atas Bukit Shafa—lalu berseru: “Wahai seluruh manusia, sesungguhnya Allah telah memerintahkan kalian berhaji, mengunjungi Baitullah, untuk memberikan kepada kalian balasan surga dan menjauhkan kalian dari api neraka. Karena itu, berhajilah kalian wahai manusia!”

Maka seluruh manusia yang berada pada rusuk kaum laki laki dan rahim kaum wanita menjawabnya: “Labbaikallâhumma labbaik (aku penuhi panggilanMu ya Allah, aku penuhi panggilanMu).

Siapa yang pada saat itu menjawabnya, maka ia akan berangkat haji berdasarkan jumlah berapa kali ia menjawabnya. Jika menjawabnya satu kali, maka ia akan berhaji satu kali. Jika dua kali, maka ia akan berhaji dua kali”.
Demikian yang disampaikan oleh para ulama berkaitan dengan panggilan melakukan ibadah haji. 

Adapun panggilan lainnya dari malaikat atau dari setan, saya belum mendapatkan keterangannya, baik dari ayat al Qur’an, hadits ataupun pendapat para ulama mu’tabar. 

Terima kasih Mas Tarju. Wallâhu a’lam bis shawâb.
Aep Saepulloh Darusmanwiati



view: 1344