Penulis

Awang Surya

“Saya alumni fakultas teknik jurusan dakwah,” aku penulis ketika menyodorkan naskah ini kepada redaksi. Lalu, kami pun tergelak mendengarnya; sambil memikirkan kemungkinan bahwa dia serius. Tapi, setelah dipikir lebih lanjut mana mungkin fakultas teknik Universitas Brawijaya Malang membuka jurusan dakwah, kecuali memang itu hasil kloning program iseng antara menteri pendidikan dan menteri agama.      
Selanjutnya, tak kurang perut kami kram dan geraham kami pegal mendengarkan presentasi naskah pria bernama lengkap Awang Surya ini.
Ia yang lahir 43 tahun lalu di desa kecil di kabupaten Lamongan, Jawa Timur ini ditakdirkan menjadi anak seorang Kepala Sekolah Dasar (SD). Takdirnya itu menuntunnya ke dunia membaca sejak dini. Awang, begitu ia karib disapa, melahap hampir semua buku perpustakaan SD-nya. Lha, ya iya wong mereka lebih dulu mampir ke rumahnya sebelum menghuni perpustakaan sekolah.
Dari dunia membaca, ia beralih ke dunia tulis-menulis. Tulisan pertamanya dimuat media massa saat ia masih kelas 1 Sekolah Menengah Atas (SMA). Ketika kuliah tulisannya sering nampang di majalah kampus Fakultas Teknik Universitas Brawijaya, Malang.
Aktivitas kampus yang digelutinya kala mahasiswa menjadikannya salah satu penggagas Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) pada 1990.
Kini, selain bekerja di perusahaan swasta, sehari-hari penulis mengelola yayasan sosial yang bergerak dalam pendidikan untuk anak-anak dhuafa.
Maaf, perut kami masih kram. Jadi, sementara itu dulu perkenalan dengan penulis. Bila Anda ingin berkenalan lebih lanjut, bisa menghubungi 08151821006  atau (awang_surya@yahoo.com).