Penulis

Syekh Abu Thalib al-Makki

Abû Thâlib—bernama lengkap Muhammad ibn ‘Alî ibn ‘Athiyyah al-Hâritsî al-Makkî—adalah orang pegunungan dan tumbuh besar di Makkah. Ia banyak melatih jiwanya dengan riyâdhah  dan mujâhadah , antara lain dengan tidak makan selama beberapa hari dan mencukupkan diri dengan memakan sayuran hijau. Terlepas dari pro-kontra terhadap pola hidupnya itu, yang jelas ada satu hal yang tidak mungkin dibantah: kegigihan dan ketulusannya dalam melatih diri dan melawan hawa nafsu. Dengan pola pelatihan diri seperti itu, ia pun terkenal. Sebagian sumber mengatakan bahwa ia termasuk orang yang dapat menyaksikan dan menyingkap sejumlah rahasia ilahiah pada masa-masa akhir hidupnya.
Buku yang kini berada di genggaman pembaca merupakan salah satu buah dari fase akhir kehidupannya—fase penyingkapan rahasia (asrâr wa musyâhadah). Bukunya yang lain, Qût al-Qulûb, besar kemungkinan ditulis sebelum buku ini, sebab isinya masih berupa kecenderungan terhadap pola mujâhadah dan riyâdhah.
Al-Makkî bukan guru tarekat, tapi bertemu dan berguru dengan banyak sufi, di antaranya Abû al-Hasan ibn Sâlim al-Bashrî, sesepuh kota Sâlimiyyah. Dari kota itu kemudian ia datang ke Baghdad dan tinggal di sana sampai wafatnya pada tahun 286 H. Ia dimakamkan di sana dan kuburannya hingga sekarang masih banyak diziarahi orang.