Kilasan Buku

Inspirasi Dari Bapak para Nabi

Sumber: Koran Pantura

HAJI adalah rukun Islam kelima bagi setiap umta islam dengan melakukan ziarah ke rumah Allah, yang dibangun oleh bapak para Nabi, Ibrahim as. Dalam pelaksanaannya, ibadah haji banyak disebut sebagai napak tilas atas teladan dari Nabi Ibrahim. Jika ditelisik, dalam Al Quran sungguh banyak disebutkan kisah kisah tentang keteladanan Nabi Ibrahm yang memukau.

Dalam buku Great Stories Of The Quran karya Syekh M.A. jadul Maula, disebutkan banyak kisah kisah inspiratif dalam Al Quran. Salah satunya, adlah kisah Nabi Ibrahim. Dalam perjalanannya, Ibrahim selalu mengalami ujian namun tetap bersabar dan taat kepada Allah. Sekiranya, ada beberapa ujian Allah kepada Nabi Ibrahim yang disebutkan dalam buku iniyang akan menginspirasi para pembarca.

Pertama, ketika Nabi Ibrahim as. Ketahuan telah menghancurkan patung patung sesembahan rakyat Babilonia, amak Rakyat Babilonia, maka Rakyat Babilonia pun membakar Nabi Ibrahim dengan api yang sangat besar menyala. Nabi Ibrahim sadar bahwa ini adalah ujian dari Allah atas upaya dakwahnya kepada rakyat babilonia. Beliau pun berserah diri kepada Allah dan akhirnya, yang api besar yang menyala nyala malah terasa dingin dan tentu saja tidak membakar Nabi Ibrahim. Kisah ini bisa dibaca dalam Al Quran surat al Anbiya ayat 68 73, selain itu ada juga pada surat al Shaffat ayat 97 99 (halaman 84).

kedua, Nabi Ibrahim as. Beberapa kali harus melakukan hijrah karena intimidasi, gangguan, dan iri serta dengki baik dari rakyat biasa ataupun penguasa daerah yang beliau tinggali. Ketika di Babilonia, intimidasi dan gangguan tidak hanya dilakukan oleh rakyat yang marah karena berhala yang mereka anggap tuhan dihancurkan, tetapi juga dilakukan oleh Raja Namruz yang takut kekuasaannya juga diambil alih oleh Ibrahim as. Karena intimadasi itulah Ibrahim as. Hijrah ke Palestina. Berdakwah di sana, dan tidak kondusif Ibrahim bersabar dan kembali hijrah ke Mesir. Di Mesir diganggu oleh Firaun, dan kembali lagi hijrah ke Palestina. Meski begitu, Nabi Ibrahim tetap bersabar atas ujiannya, dan terus mendakwahkan agama Allah.

Ketiga, ujian Nabi Ibrahim berupa akan kehilangan para keluarganya. Selain kisah Nabi Ibrahim yang taat kepada perintah Allah untuk menyembelih anakanya Ismail as. Yang masyhur, ada pula kisah Nabi Ibrahim as. Yang diuji dengan direbutnya Sarah istri tercintanya oleh penguasa Mesir, Fiaun. Nabi Ibrahim as. Bersabar dan tawakal kepada Allah, akhirnya istri tercintanya pun dikembalikan kepadanya oleh Firaun. Hal ini berkat pertolongan Allah Swt, dengan memberi memberi kepada Firaun untuk mengembalikan Sarah kepada Ibrahim (halaman 102).

selain itu Nabi Ibrahim as. Juga diuji dengan harus meninggalkan istrinya dan anak tercintanya yang masih kecil, Ismail di padang pasir yang gersang juga tak berpenghuni. Ibrahim pun mentaati perintah Allah dengan tawakkal dan sabar, serta menyuruh istrinya juga tawakkal kepada Allah. Karena ketaatan keluarga Ibrahim as. Kepada Allah, akhirnya tanah gersang tersebut mengalir mata air abadi yang bernama zamzam dan kemudian disana pula, ibrahim melaksanakan perintah Allah membangun rumah Allah yang sekarang mwnjadi kiblat umat Islam, Kakbah (halaman 122).

sungguh amat berat, jalan hidup Nabi Ibrahim as. Tetapi, beliau tetap taat dan tetap meyakini Allah Swt. Bandingkan dengan kita, kehilangan pacar sudah galaunya minta ampun, coba bayangkan bagaimana kalau kita yang dibakar atau kita yang diperintah untuk membunuh anak yang kita sayangi. Sangaat berat bukan ujian Nabi Ibrahim? Karenanya, dalam bacaan shalawat, ada kalimat dimana kita meminta keselamatan dan keberkahan untuk Nabi Muhammad dan keluarganya sebagaimana Allah memberikan keselamatan dan keberkahan kepada Nabi ibrahim dan keluarganya. Hal ini karena memang Nabi Ibrahim as, dan keluarganya. Hal ini karena memang Nabi Ibrahim as dan keluarganya telah dikarunia keberkahan oleh Allah Swt atas ketakwaan, keimanan, dan ketaatan yang luar biasa.

Buku 672 halaman ini tidak hanya menceritakan kisah Nabi Ibrahim, Nabi Ismail dan nabi nabi lainnya saja, tetapi kisah kisah dalam Al Quran lainnya selain Nabi, seperti kisah ashabul kahfi, kisah tentang mubahalah, kisah Zulkarnain dan lainnya. Dengan demikian, buku inspiratif ini sangat cocok untuk dibaca setiap Muslim, agar mengetahui kisah kisah dalam Al Quran yang nyata dan inspiratif, bukan hanya kisah kisah karya manusia. Sehingga, memberi perubahan pada hidup diri sendiri dan sesama.
Selamat membaca !

Peresensi: Muhammad Rasyid Ridho ( Lulusan Pondok Pesantren Al Ishlah Bondowoso)

Resensi ini dimuat di Koran Pantura Edisi Kamis 31 maret 2016

view: 492