Detail Buku

Rasulullah saw. bertanya, "Maukah kalian kuberitahu sesuatu yang lebih utama daripada shalat, puasa, dan sedekah?” Mereka menjawab, “Tentu mau.” Beliau bersabda, “Yaitu memperbaiki hubungan dengan sesama." "Tetapi," lanjutnya, “dengan perkataan buruk, semua itu sirna.”

Nabi saw. juga menuturkan, "Sedekah paling utama adalah menjalin hubungan baik dengan sesama."

Ciri khas apa yang sama-sama dimiliki oleh semua orang sukses?

Mereka menguasai seni membina hubungan dengan orang lain. Mereka adalah pribadi yang disenangi, dirindukan, dan membuat orang lain respek dan nyaman berada di dekatnya. Pribadi yang dikaruniai banyak teman setia. Tapi, bagaimana caranya?

Berdasarkan inspirasi Al-Quran dan kisah nyata dari kehidupan Rasulullah dan ulama salaf, Imam al-Ghazali mengungkap rahasia sukses mencari, membina, dan membentuk persahabatan dan persaudaraan sejati. Keahlian berurusan dengan orang lain dalam buku ini bukan sekadar berlandaskan kepentingan sesaat, melainkan persahabatan yang melahirkan keuntungan dunia-akhirat. Bukan dengan harta dan tebar pesona, melainkan dengan keluhuran akhlak,  keagungan cinta, dan kedalaman iman.

Inilah kado berharga dari ulama besar untuk siapa saja yang ingin hidupnya berharga—mereka yang tak hanya mencari teman yang baik, tapi juga berusaha menjadi teman terbaik di mana saja dan kapan saja.

Daftar Isi Buku Terampil Bersahabat dengan Siapa Saja


Mukadimah
Kasih Sayang dan Persaudaraan

Keutamaan Kasih Sayang dan Persaudaraan
Arti Persaudaraan karena Allah dan Persaudaraan karena Dunia
Membenci karena Allah
Interaksi dengan Orang yang Dibenci karena Allah
Kriteria Sahabat
8 Kewajiban dan Ketrampilan Menjalin Persaudaraan
Kewajiban pertama
Kewajiban kedua
Kewajiban ketiga
Kewajiban keempat
Kewajiban kelima
Kewajiban keenam
Kewajiban ketujuh
Kewajiban kedelapan
Etika Bergaul dengan Sesama Muslim, Kerabat, Tetangga, dan Budak
Hak Muslim
Hak Tetangga
Hak Kerabat
Hak Orangtua dan Anak
Hak Hamba Sahaya