Detail Buku

Kini mushaf-Al-Quran yang kita baca tak hanya lengkap dengan segala tanda baca, tapi juga sarat dengan hiasan indah. Tapi,  tahukah Anda seperti apa mushaf-mushaf awal ketika pertama kali ayat-ayat suci dituliskan? 

Bagaimana suasana ketika wahyu demi wahyu turun kepada Rasulullah saw. dan lantas dicatat di media seadanya, seperti kulit bintang (al-riqa’), batu-batu pipih (al-likhaf), tulang-belukang (al-aktaf), dan pelepah kurma (al-‘usbu)? Siapa saja yang dipercaya Nabi untuk menuliskannya?
 
Lebih dari itu, bagaimana Rasul berhasil menanamkan ayat demi ayat ke sanubari para sahabat sehingga lahir generasi cemerlang Al-Quran—yang tak hanya mampu memahat ayat suci dalam altar batin mereka, tapi juga dalam lembaran hidup mereka sehari-hari.

Lalu, sejak kapan mushaf Al-Quran dibukukan dan dibakukan? Siapa saja yang berperan dalam penyempurnaan tulisan dan bacaan sehingga kini lebih mudah dipelajari umat muslim di belahan dunia mana pun?

Setelah menuturkan kisah panjang penulisan Al-Quran—sejak masa Nabi hingga masa kini—buku ini menyajikan kisah hidup para sahabat mulia pencatat wahyu. Catatan merekalah yang menjadi sumber penting proses pengumpulan Al-Quran pada masa Abu Bakar dan penyusunan mushaf utuh pada masa Khalifah Utsman ibn Affan—yang disebut mushaf utsmani dan dibaca oleh umat Islam di seluruh  penjuru dunia sampai saat ini.

Selain mencatat wahyu, para sahabat ini juga menuliskan berbagai surat Rasulullah yang dikirimkan kepada para pemimpin kabilah di Jazirah Arab dan para raja di luar Jazirah Arab. Isi surat itu adalah ajakan memeluk Islam.

Berdasarkan hasil penelitian para rawi hadis dan sejarawan tepercaya, seluruh kisah dituturkan dengan lincah dan indah. Pembaca diajak menyaksikan fragmen kisah hidup para pencatat wahyu itu: keberislaman, penderitaan, perjuangan, kepahlawanan, dan tentu saja peranan mereka dalam penulisan wahyu serta suasana detik-detik turunnya yang terkait dengan kehidupan mereka.

Bacalah, maka Anda kian yakin dengan firman-Nya, Kami yang menurunkan Al-Quran dan Kami yang menjaganya (al-Hijr: 9).

Daftar Isi Buku Detik-Detik Penulisan Wahyu



PENGANTAR REDAKSI
PENGANTAR PENULIS
ABAN IBN SAID IBN AL-ASH

Seorang Muslim yang Ayahnya Kafir
ABU BAKAR AL-SHIDDIQ
Salah Satu dari Dua Orang yang Berada di Dalam Gua
ABU RAFI AL-QIBTHI
Sahaya Rasulullah
UBAY IBN KA‘AB
Pemimpin Para Pembaca Al-Quran (al-Qurâ’)
AL-ARQAM IBN ABI AL-ARQAM
Rumahnya adalah Balai Pertemuan untuk Islam
TSABIT IBN QAIS
Juru Bicara Kaum Anshar dan Rasulullah Saw.
KHALID IBN SAID IBN AL-ASH
Wali Ummul Mukminin
KHALID IBN WALID
Pedang-Allah yang Terhunus
ZUBAIR IBN AWAM
Pembela Rasulullah
ZAID IBN TSABIT
Cendekiawan
SYARAHBIL IBN HASANAH
Tokoh Kaum Muslim
AMIR IBN FAHIRAH
Sang Syahid yang Dikuburkan oleh Malaikat
ABDULLAH IBN ARQAM
Kepercayaan Rasulullah
ABDULLAH IBN SA‘AD IBN ABU SARH
Di Antara Malaikat dan Setan
ABDULLAH IBN MAS’UD
Pembawa Sandal, Pakaian, dan Alas Tidur Rasulullah Saw.
UTS­MAN IBN AFFAN
Pemilik Dua Cahaya (Dzû al-Nûrayni)
ALA IBN AL-HADRAMI
Orang yang Berjalan di Laut
ALI IBN ABU THALIB
Anak Didik dan Menantu Rasulullah
UMAR IBN KHATHTHAB
Ditakuti Setan
MUAWIYAH IBN ABU SUFYAN
Ketika Pohon Duri Berbuah Tin
PENUTUP
DAFTAR PUSTAKA