Detail Buku

Tak pernah sekali pun Abu Bakar meragukan, apalagi meninggalkan, Rasulullah. Ia selalu memercayainya, bahkan ketika orang-orang berpaling  meninggalkan Nabi. Karena itulah ia dijuluki al-Shiddiq—yang jujur dan membenarkan. Tak heran jika Nabi murka ketika ada orang lain yang mengusik dan menyakiti hati Abu Bakar.

Dialah laki-laki paling dicintai Nabi. Dialah yang dipercaya Nabi untuk memimpin shalat kaum muslim selama sebelas hari ketika beliau terbaring sakit. Selama masa kekhalifahannya yang singkat, Abu Bakar berhasil mengembalikan kemurnian dan keagungan Islam. Ia menyucikan Islam dari orang-orang yang membangkang, memberontak, dan berpaling darinya. Ia bersihkan orang-orang murtad, nabi-nabi palsu, dan mereka yang enggan membayar zakat.  

Buku ini menyuguhkan kepada pembaca hari-hari penting yang dilalui Abu bakr al-Shiddiq dalam kehidupannya. Buku ini menyajikan data-data historis yang paling sahih seraya tetap berpedoman pada konsep keadilan sahabat. Ketika karya-karya sejarah lain berdiri di salah satu sisi ketika menuturkan konflik yang terjadi di antara para sahabat Nabi, buku ini tetap kukuh menghadirkan sosok para sahabat sebagai manusia-manusia utama, para pembela Nabi yang selalu mengikuti dan meneladaninya.

Dr. Musthafa Murad Guru Besar Universitas Al-Azhar, Kairo

Daftar Isi Buku Kisah Hidup ABUBAKAR AL-SHIDDIQ