Detail Buku

Tanpa menggurui, buku ini mengajak Anda menikmati kisah kehidupan yang menyiratkan bahwa kearifan hidup diperoleh dari kesadaran akan kelirunya akal, berlaku sombong, angkuh, merasa paling benar, paling baik, dan tak peduli terhadap penderitaan orang lain; bahwa hati manusia bisa sekeras batu, namun bisa lebih cair dari air, lebih lunak dari udara, lebih mulia dari malaikat. Anda juga akan hanyut dalam kisah tentang runtunan keberuntungan yang tak disangka-sangka dalam kehidupan orang yang tulus dan sabar menanggung derita, dan larut dalam kisah bijak tentang Abu Nawas, Nabi Khidir, Isa, dan Sulaiman.

Kisah-kisah yang dihimpun dari Serat Bayan Budiman yang ditulis pada awal abad ke-19 dalam buku ini amat masyhur, dituturkan dari zaman ke zaman, bahkan dibaca secara kolektif pada momen-momen penting dalam siklus kehidupan umat pada abad-abad lalu, dan kini diungkapkan kembali dengan gaya yang khas dan menawan. Selain bermanfaat bagi siapa pun yang ingin mendapatkan—meminjam istilah Alquran—‘ibrah (pelajaran), buku ini juga menghibur dan mengajak Anda menertawakan diri sendiri; ia mengajarkan makrifat lewat kisah bijak, lugu, jenaka, dan kadang mengharukan!
Simaklah, dan bersiaplah untuk bergumam, “Ternyata khazanah Nusantara begitu indah, begitu kaya. Pelajaran hidup yang ditawarkan pun begitu relevan untuk zaman kita.”


Daftar Isi Buku Bijak & Jenaka