Detail Buku

“Allah memiliki 99 nama. Siapa yang ‘menghitungnya’ (ahshaha) akan masuk ke surga,” (HR Bukhari dan Muslim).


Cukupkah hanya dengan “menghitungnya”?


Ulama klasik menyebut tiga tingkatan makna untuk memahami hadis itu. Pertama, menghitung jumlah dan menghafal asmaul husna. Kedua, memahami maknanya serta mengetahui apa yang dikehendaki olehnya. Ketiga, berdoa menggunakan nama-nama indah Allah itu, sebagaimana anjuran Allah, Hanya milik Allah asmaul husna. Berdoalah kepada Allah dengan asmaul husna itu (Al-A‘râf: 180).


Buku ini tak hanya mengenalkan asmaul husna, tapi juga menuntun Anda mengamalkan asmaul husna secara lebih mendasar: memahami makna dan kehendak asmaul husna (ta‘alluq); berusaha berperilaku sebagaimana yang dikehendaki makna asmaul husna (takhalluq); berupaya mendapatkan hasil nyata dari ta‘alluq dan takhalluq sehingga asmaul husna menjadi bagian tak terpisahkan dari hati kita (tahaqquq).


Inilah suguhan tak ternilai dari Syekh kenamaan Maroko abad XII H. yang membantu Anda memahami asmaul husna secara sederhana tapi sistematis, menyeluruh, dan mendalam. Selamat meraih faedah asmaul husna seperti yang dijanjikan Rasulullah saw.



Daftar Isi Buku Buku Saku Asmaul Husna


Berakhlak dengan Akhlak Allah: Sebuah Pengantar Allâh
1–2. Al-Rahmân, Al-Rahîm (Maha Pengasih, Maha Penyayang)
3. Al-Malik (Maharaja)
4. Al-Quddûs (Mahasuci)
5. Al-Salâm (Maha Pemberi Keselamatan)
6. Al-Mu’min (Maha Pemberi Keamanan)
7. Al-Muhaymin (Maha Memelihara)
8. Al-‘Azîz (Mahaperkasa)
9. Al-Jabbâr (Maha Memaksa)
10. Al-Mutakabbir (Maha Pemilik Keagungan)
11. Al-Khâliq (Maha Pencipta)
12. Al-Bârî (Maha Mengadakan)
13. Al-Mushawwir (Maha Pembentuk)
14. Al-Ghaffâr (Maha Pengampun)
15. Al-Qahhâr (Maha Menaklukkan)
16. Al-Wahhâb (Maha Pelimpah Nikmat)
17. Al-Razzâq (Maha Pemberi Rezeki)
18. Al-Fattâh (Maha Membuka)
19. Al-‘Alîm (Maha Mengetahui)
20–1. Al-Qâbidh, Al-Bâsith (Maha Menyempitkan, Maha Melapangkan)
22–3. Al-Khâfidh, Al-Râfi‘ (Maha Merendahkan, Maha Meninggikan)
24–5. Al-Mu‘izz, Al-Mudzill (Maha Memuliakan, Maha Menistakan)
26–7. Al-Samî‘, Al-Bashîr (Maha Mendengar, Maha Melihat)
28–9. Al-Hakam, Al-‘Adl (Maha Menetapkan Hukum, Mahaadil)
30. Al-Lathîf (Mahalembut)
31. Al-Khabîr (Maha Mengetahui Rahasia)
32. Al-Halîm (Maha Penyantun)
33. Al-‘Azhîm (Mahaagung)
34. Al-Ghafûr (Maha Pengampun)
35. Al-Syakûr (Maha Penerima Syukur)
36–7. Al-‘Aliyy, Al-Kabîr (Mahatinggi, Mahabesar)
38. Al-Hafîzh (Maha Memelihara)
39. Al-Muqît (Maha Mencukupi Makanan)
40. Al-Hasîb (Maha Membuat Perhitungan)
41. Al-Jalîl (Mahaagung)
42. Al-Karîm (Mahamulia)
43. Al-Raqîb (Maha Mengawasi)
44. Al-Mujîb (Maha Mengabulkan Permintaan)
45. Al-Wâsi‘ (Mahaluas Pemberian-Nya)
46. Al-Hakîm (Maha Bijaksana)
47. Al-Wadûd (Maha Mengasihi)
48. Al-Majîd (Mahamulia)
49. Al-Bâ‘its (Maha Membangkitkan)
50. Al-Syahîd (Maha Menyaksikan)
51. Al-Haqq (Mahabenar)
52. Al-Wakîl (Maha Memelihara)
53. Al-Qawiyy (Mahakuat)
54. Al-Matîn (Mahakukuh)
55. Al-Waliyy (Maha Melindungi)
56. Al-Hamîd (Maha Terpuji)
57. Al-Muhshî (Maha Penghitung)
58–9 Al-Mubdi’, Al-Mu‘îd (Maha Memulai, Maha Mengembalikan Kehidupan)
60–1. Al-Muhyî, Al-Mumît (Maha Menghidupkan, Maha Mematikan)
62. Al-Hayy (Mahahidup)
63. Al-Qayyûm (Maha Berdiri Sendiri)
64. Al-Wâjid (Maha Menemukan)
65. Al-Mâjid (Mahamulia)
66. Al-Wâhid (Mahatunggal)
67. Al-Ahad (Maha Esa)
68. Al-Shamad (Maha Dibutuhkan)
69–70. Al-Qâdir, Al-Muqtadir (Mahakuasa, Maha Berkuasa)
71–2. Al-Muqaddim, Al-Mu’akhkhir (Maha Mendahulukan, Maha Mengakhirkan)
73–4. Al-Awwal, Al-Âkhir (Mahaawal, Mahaakhir)
75–6. Al-Zhâhir, Al-Bâthin (Mahanyata, Maha Tersembunyi)
77. Al-Wâlî (Maha Memerintah)
78. Al-Muta‘âlî (Mahaluhur)
79. Al-Barr (Mahabaik)
80. Al-Tawwâb (Maha Penerima Tobat)
81. Al-Muntaqim (Maha Pemberi Balasan)
82. Al-‘Afuww (Maha Memaafkan)
83. Al-Ra’ûf (Maha Pengasih)
84. Mâlik al-Mulk (Maha Penguasa Kerajaan)
85. Dzu al-Jalâl wa al-Ikrâm (Maha Pemilik Keagungan dan Kemuliaan)
86. Al-Muqsith (Mahaadil)
87. Al-Jâmi‘ (Maha Mengumpulkan)
88. Al-Ghaniyy (Mahakaya)
89. Al-Mughnî (Maha Pemberi Kekayaan)
90. Al-Mâni‘ (Maha Mencegah)
91–2. Al-Dhârr, Al-Nâfi‘ (Maha Pemberi Mudarat, Maha Pemberi Manfaat)
93. Al-Badî‘ (Maha Pencipta)
94. Al-Bâqî (Mahakekal)
95. Al-Nûr (Maha Pemberi Cahaya)
96. Al-Hâdî (Maha Pemberi Petunjuk)
97. Al-Wârits (Maha Mewarisi)
98. Al-Rasyîd (Maha Menunjukkan)
99. Al-Shabûr (Maha Penyabar)