Detail Buku

Seseorang yang menjadikan dunia tetap berjarak dari kesucian misi hidupnya akan memperoleh ruang kontemplasi dan kesadaran. Mereka yang larut dan lupa tujuan akan “kesinggahan”-nya itulah yang tertipu karena merasa akan selamanya tinggal di dunia. Dalam kesadaran semacam itulah buku ini ditulis.


Sekali, Hidup Sepenuh Hati bukan sekadar buku motivasi. Buku ini mengajak Anda berdialog dengan hati terdalam Anda tentang makna kehadiran kita di dunia. Pemaknaan itu bisa jadi berupa pemikiran tentang bagaimana sebaiknya hidup dikelola. Siapa yang ingin selamat, bahagia, sukses, dan mulia dalam hidup haruslah memiliki langkah yang jelas dan meyakinkan untuk mengelola dan menata hidup itu sendiri.


Dikemas dengan gaya tutur menyapa yang bersahabat serta dibumbui dengan kisah-kisah menggugah, buku ini tak hanya sarat hikmah, tapi juga asyik disimak. Kita seakan dibawa ke sebuah ruang pelatihan yang cerdas, hangat, dan akrab.



Daftar Isi Buku Sekali, Hidup Sepenuh Hati


Prakata
Kata Pengantar (Prof. Dr. Nasaruddin Umar, M.A.): Membuat Hidup Lebih Bermakna
Menggagas Masa Depan: Selamat-Bahagia-Sukses-Mulia
    1. Selamat
    2. Bahagia
    3. Sukses
    4. Mulia

Langkah 1
Audit Potensi

Sebuah Catatan Awal: Potensi adalah Amanah
Tiga Potensi Dasar
Multiple Intelligent
Cara Mengenali Potensi
Berpikir dan Bersikap Positif
Yakin
Manfaat dan Peran
Catatan dari Ruang Kelas: Mengeja Pelangi, Menyemai Syukur
Menemukan dan Menuliskan Potensi
Berbagi
Hikmah dalam Bingkai Cerita
Sang Saudagar yang Tawaduk
Tempayan Retak

Langkah 2
Masa Lalu


Sebuah Catatan Awal: Belajar dari Sejarah
Menengok Masa Lalu
Cermin, Guru, dan Kekuatan
Catatan dari Ruang Kelas: Menyemai Cinta Keluarga
Arti Sebuah Nama
Orang Berpengaruh
Nilai-Nilai Penting
Tokoh Idola
Buku Berpengaruh
Hikmah dalam Bingkai Cerita: Semburat Biru Lembar Waktu
Segenggam Kenangan Indah
Seorang Ayah dan Burung Gagak

Langkah 3
Masa Kini


Sebuah Catatan Awal: Mencermati Potret Masa Kini
    1. Manusia di Hadapan Allah
        a. Manusia sebagai Makhluk
        b. Manusia sebagai Hamba
        c. Manusia sebagai Khalifah
    2. Manusia sebagai Makhluk Individu
        a. Kesehatan
        b. Pendidikan
        c. Pekerjaan
        d. Kegemaran/Hobi
    3. Manusia sebagai Makhluk Sosial
        a. Manusia di Dalam Keluarga
        b. Manusia di Dalam Masyarakat
Catatan dari Ruang Kelas: Seimbang di Titian
    Mind Map (Peta Pikiran)
    Identitas = Kedinasan
    Sebuah Kerinduan
    Wasiat Suci
Hikmah dalam Bingkai Cerita: Adil dalam Keseimbangan
    Indahnya Proporsional
    Dunia sebagai Wasilah

Langkah 4
Masa Depan

Sebuah Catatan Awal: The Power of Dream
Segalanya Bermula dari Impian
Berani Bermimpi
Impian = Harapan = Doa
Catatan dari Ruang Kelas: Menggapai Bintang di Langit
Impian = Harapan
Be-Do-Have
SMART
Bintang Itu Dekat
Hikmah dalam Bingkai Cerita: Bermimpi Besarlah Bila Ingin Sukses
Kisah Nabi Zakaria
Terwujudnya Impian

Langkah 5
Peluang Diri


Sebuah Catatan Awal: Potensi dan Memanfaatkan Peluang
Morfologi Peluang
Peluang Bidang
Pendidikan, Hobi, dan Pengalaman
Pertama, Pendidikan yang Mengarahkan
Kedua, Hobi yang Menginspirasi
Ketiga, Pengalaman yang Meneguhkan
Empat Ranah Keseimbangan
Catatan dari Ruang Kelas: Potensi Menggandeng Peluang
Bisa Semua vs. Penuh Ragu
Pribadi dan Perusahaan
Keseimbangan yang Menenteramkan
Hikmah dalam Bingkai Cerita: Kesempatan Meraih Kemuliaan
Meretas Jalan Kemuliaan
Optimal dalam Istikamah

Langkah 6
Peluang Wilayah


Sebuah Catatan Awal: Alam Terbentang sebagai Peluang
Indonesia Negara Besar
Indonesia Negara Kaya
Menjadi Warga Dunia
Dari Dunia untuk Indonesia
Catatan dari Ruang Kelas: Angkat Sauh, Turunkan Layar
Kita dalam Peta Dunia
Pilihan dalam Batas Impian
Berbiak Bersama Dunia
Hikmah dalam Bingkai Cerita: Kemenangan Seorang Musafir
Totalitas Sebuah Perjalanan
Hijrah dan Pengorbanan
Bepergian, Belajar, dan Berkarya

Langkah 7
Fokus


Sebuah Catatan Awal: Energi Satu Titik
Energi Fokus
Tanggung Jawab dan Amanah
Morfologi Fokus
Fokus pada Kekuatan
Catatan dari Ruang Kelas: Busur, Anak Panah, dan Target
Tetapkan Titik Target
Pilih dan Istikamahlah!
Harapan vs. Kenyataan
Hikmah dalam Bingkai Cerita: Menghimpun Energi Titik Api
Mari Belajar Memanah
Aku Fokus pada Kebenaran
Fokus pada Karya Terbaik

Langkah 8
Susun Rencana

Sebuah Catatan Awal: Kegairahan Sebuah Proposal
Kekuatan Perencanaan
Metamorfosis Rencana
Tiba Masa, Tiba Akal
Catatan dari Ruang Kelas: Hidup Tidak Bergaransi
Proposal untuk Hidup
Istikamah dalam Keterukuran
Kemaslahatan Sebuah Rencana
Resolusi 40 Hari
Hikmah dalam Bingkai Cerita: Merajut Rencana Mulia
Rencana Berhijrah
Catatan dari Medan Perang

Langkah 9
Proses


Sebuah Catatan Awal: Menikmati Sebuah Proses
Semangat Bermetamorfosis
Senyum Bulan Sabit
Proses Menentukan Hasil Akhir
Jujur, Kreatif, dan Individual
Catatan dari Ruang Kelas: Metamorfosis Sepenuh Hati
Memasak Telur Mata Sapi
Tiga Pelajaran Bermakna
Hikmah dalam Bingkai Cerita: Berkhidmat dalam Proses
Musa Mencari Ilmu
Yusuf Menggenapkan Mimpi

Langkah 10
Peta Hidup


Sebuah Catatan Awal: Memetakan Kesubliman Hakiki
Waktu dan Obsesi Manusia
Life is Journey
Catatan dari Ruang Kelas: Blue Print Sepanjang Hayat
Menulis Jalan Hidup Sendiri
First Thing First
Menyemai Karakter Utama
Hikmah dalam Bingkai Cerita: Peta Hidup Mulia
Tugas Sejarah
Ibrah di Balik Kisah

Langkah 11
Manajemen Waktu


Sebuah Catatan Awal: Mengelola Aset Utama
Di Antara Belantara Jadwal
Berbiak Bersama Waktu
Catatan dari Ruang Kelas: Memaksimalkan yang Tak Kembali
Target Bilangan Tahun
Yang Sempat Tercatat
Hikmah dalam Bingkai Cerita: Menunaikan Amanah Waktu
Tanda-Tanda Mulia
Seefektif Waktu Bergulir

Langkah 12
Role Model


Sebuah Catatan Awal: Jejak Langkah Idola
Meniru Ruang Sebelah
Dia Sang Idola
Catatan dari Ruang Kelas: Dia yang Dekat dan yang Jauh
Antara Inspirator dan Mentor
Sang Inspirator
Dia Bicara tentang Dirinya
Hikmah dalam Bingkai Cerita: Menghampiri Uswah Hasanah
Dua Sang Teladan
Rasulullah dan Keteladanannya
Rasulullah dan KarakterPenutup (Marwah Daud Ibrahim, Ph.D.)
Daftar Pustaka
Tentang Penulis