Detail Buku

Buat apa mengejar harta dan kekuasaan bila akhirnya kita tinggalkan? Kenapa harus memberi perhatian berlebihan jika para insan tersayang tak bakal menemanimu di liang kesendirian? Sampai kapan engkau tak punya hubungan mesra dengan Allah? Sampai kapan engkau terlena oleh kelapangan dan lalai akan serangan ajal?


Buku ini mengingatkan kita betapa sementara hidup di dunia. Padahal, kesementaraan ini menentukan muara perjalanan kita: rida Allah atau murka-Nya. Torehan ulama klasik ternama ini menyapa setiap hamba yang berniat meninggalkan maksiat dan dosa. Ia mengajak siapa saja yang merasa punya catatan amal penuh noda untuk membersihkannya dengan air mata. Banyak ayat, hadis, dan syair disajikan guna memantik hasrat bertobat kita. Banyak pula kisah tentang para sahabat Nabi dan para wali. Kisah-kisah itu menuturkan beragam pengalaman, kesadaran, dan kearifan yang bisa kita teladani atau pelajari dalam menjadi petobat.


Bertobat adalah jalan tercepat mendekati Allah. Dan, uniknya, pertobatan yang hendak ditularkan Ibnu al-Jauzi kepada Anda bukan semata pertobatan setelah berbuat maksiat atau menumpuk-numpuk dosa. Sebentuk pembiasaan diri meraih ampunan dengan melakukan pelbagai kebajikan di tengah keheningan malam, bahkan dalam gelimang peluang hidup serba berkecukupan, tampak sedang beliau tawarkan



Tentang Penulis


Imam Abû al-Faraj ‘Abd Rahman ibn ‘Alî al-Jauzî lahir pada 509 H. dan wafat pada 597 H. Dia merupakan keturunan khalifah pertama, Abû Bakr. Beliau tergolong ulama produktif (menulis lebih dari 300 karya) dan menguasai banyak disiplin ilmu (‘Ulûm al-Qur’ân, ‘Ulûm al-Hadîts, Fikih, Ushûl Fikih, sejarah, biografi, dan dakwah). Beliau juga dikenal cerdas, berani membela kebenaran, wara‘, dan zahid.



Daftar Isi Buku Air Mata Cinta Pembersih Dosa