Detail Buku

Petunjuk Nabi untuk Meraih Husnul Khatimah


Suatu ketika Umar r.a. menemui Nabi saw. dan ternyata air mata beliau berlinang. "Apa yang membuat engkau menangis, Rasulullah?" tanya Umar. Nabi menjawab, "Jibril baru saja mendatangiku dan berkata, 'Sesungguhnya Allah malu  menyiksa orang yang telah beruban di dalam Islam, maka bagaimana orang yang beruban tidak malu berbuat maksiat kepada Allah". (Dari Abu Hurairah)


Menjadi tua sesungguhnya menjadi jiwa yang tak lagi bisa dikagetkan oleh kenyataan apa pun yang dihadirkan Tuhan. Mau kaget dengan apa, sedangkan semua telah pernah dialami. Mau kaget dengan apa, sedangkan tenaga untuk terkesiap sudah tidak ada lagi. Semua kelemahan hanya memudahkan seorang tua untuk bersandar hanya kepada-Nya.


Menjadi tua adalah menjadi mulia dengan menyeder-hanakan komplikasi dunia dalam benak dan kesada-ran. Kian tua kian belajar mengistirahatkan tak saja fisik, tapi juga pikiran dan jiwa dari kecemasan dan ketakutan tak perlu. Menjadi tua adalah menjadi sederhana dari semua rasa-memiliki-semua menuju rasa-dimiliki-oleh-Nya.


Buku ini menuturkan ciri-ciri husnul khatimah dan ciri-ciri suul khatimah, kisah-kisah nyata tentang mereka yang dikaruniai husnul khatimah dan sebaliknya, serta petunjuk Rasulullah agar kita ter-hindar dari akhir hidup yang buruk dan berhasil meraih akhir yang baik. Bacaan menarik agar kita tertuntun untuk berbenah dan ber-tekad untuk semakin tua semakin mulia.



Daftar Isi Buku Semakin Tua Semakin Mulia



Pendahuluan
Standar Usia Umat Nabi Muhammad saw.
Kebaikan versus Keburukan
Sebab-sebab untuk Meraih Husnul Khatimah
Tanda-Tanda Suul Khatimah
Sebab-Sebab Terjadinya Suul Khatimah
Kematian Datang Secara Mendadak
Panjang Umur dan Baik Amal
Yang Terpenting dari Sebuah Amal adalah Akhirnya
Kisah-kisah tentang Suul Khatimah
Kisah-kisah tentang Husnul Khatimah