Celah Zaman
Edisi 21 Juli 2010

Tujuh Prinsip Berpikir Positif

Sumber: Dr. Ibrahim Elfiky

1.  Masalah dan Kesengsaraan Hanya Ada dalam Persepsi

Kenyataan adalah persepsi Anda. Jika Anda ingin mengubah kenyataan hidup Anda, mulailah dengan mengubah persepsi Anda (DR. Ibrahim Elfiky)
 
2.  Masalah Tidak Akan Membiarkan Anda dalam Kondisi yang Ada : Ia Akan Membawa Anda pada Kondisi yang Lebih Buruk atau yang Lebih Baik

Apa yang terjadi pada Anda tidak penting. Yang penting adalah apa yang Anda lakukan terhadap apa yang terjadi pada Anda (DR. Robert Schuler)

3. Jangan Jadi Masalah. Pisahkan Dirimu dari Masalah

Tidak ada masalah yang solusinya tidak dapat dipikirkan oleh akal manusia. (Voltaire)

4. Belajarlah dari Masa Lalu, Hiduplah pada Masa Kini, dan Rencanakanlah Masa Depan
Masa lalu adalah mimpi, masa depan adalah proyeksi. Hidupmu saat ini yang diwarnai cinta mendalam pada Allah SWT membuat masa lalu menjadi mimpi yang indah dan masa depan penuh harapan (DR. Ibrahim Elfiky)

5. Setiap Masalah ada Solusi Spiritualnya

Barang siapa bertaqwa pada Allah SWT niscaya Dia akan menyediakan jalan keluar untuknya. Dan memberinya rezeki dari jalan yang tidak terduga (Al-Thalaq: 2 – 3)

6. Mengubah Pikiran Berarti Mengubah Kenyataan. Pikiran Baru Menciptakan Kenyataan Baru

7. Ketika Allah SWT Menutup Satu Pintu, Pasti Dia Membuka Pintu Lain yang Lebih Baik

Kadangkala Allah SWT menutup pintu yang ada di depan kita, tapi Dia membuka pintu lain yang lebih baik. Namun, kebanyakan manusia menyia-nyiakan waktu, konsentrasi, dan tenaga untuk memandang pintu yang tertutup daripada menyambut pintu impian yang terbuka di hadapannya. (DR. Ibrahim Elfiky)

Itulah  7 (tujuh) prinsip Berpikir Positif. Penjelasan lebih lanjut akan diberikan pada postingan berikutnya.

Sumber: Terapi Berpikir Positif oleh DR. Ibrahim Elfiky

view: 59

Share/Save/Bookmark
  • Celah Zaman Lainnya






Selamat bergabung dengan Milis Zaman. Silakan masukan email anda.







Home | About Us | Buku Baru | Buku Laris | Segera Terbit | Katalog | Kabar Terkini | Celah Zaman | Contact

Copyright © 2008 Penerbit Zaman