Celah Zaman
  • Khutbah Rasulullah saw. Menyambut Ramadhan

    Ketika Ramadhan akan tiba, Rasulullah dan para sahabat menyambutnya dengan sangat gembira laksana tamu istimewa. Beliau pun menyerukan beberapa nasihat kepada kita tentang apa yang harus dilakukan di bulan yang penuh berkah ini. Inilah seruannya.

    Wahai manusia! Sungguh telah datang pada kalian bulan Allah dengan membawa berkah, rahmat, dan maghfirah. Bulan yang paling mulia di sisi Allah. Hari-harinya adalah hari-hari paling utama. Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama. Jam demi jamnya adalah jam-jam paling utama.

  • Pakaikan Kaos Kaki Saat Aku Mati

    Setelah merasakan ajalnya mendekat, seorang hartawan saleh memanggil anak lelakinya. Dengan suara bergetar ia berwasiat, "Anakku, rasanya aku tidak lama lagi bakal meningalkanmu. Nanti, sewaktu orang-orang memandikan jasadku dan memulai mengafaniku, aku ingin engkau memasangkan salah satu kaos-kakiku pada kakiku. Ini permintaan terakhirku padamu."

  • Aku Percaya Kamu Bisa!

    Ada sebuah cerita klasik mengenai seorang guru di salah satu distrik sekolah terburuk di New Jersey, di mana salah satu kelas selalu mendapat nilai C, D, dan F. Mereka kacau dan sulit dikendalikan—pokoknya payah. Akhirnya, seorang guru baru datang dari distrik sekolah lain, dan dia mengambil alih kelas. Dalam satu semester, nilai siswa meningkat menjadi B, C, dan D. Dalam semester kedua, seluruh kelas mendapat nilai rata-rata B minus, sesuatu yang tidak pernah terjadi sebelumnya.

  • Jangan Coba Mengubah Orang Lain

    Betapa sering saya melihat orang menatap tanpa melihat, menyimak tanpa mendengar, berbicara tanpa makna, menyentuh tanpa perasaan, bergerak tanpa kesadaran.
    Merekalah yang mengilhami saya menjadi komunikator terbaik.
    —Dr. Ibrahim Elfiky

  • Refleksi Maulid (2): Nabi dan Pengemis Yahudi

    Di sudut pasar Madinah, seorang pengemis Yahudi buta tak henti-henti berkata pada siapa pun yang lewat: “Wahai saudaraku, jangan dekati Muhammad. Dia orang gila. Dia pembohong. Dia tukang sihir. Bila kalian mendekatinya, kalian akan dipengaruhinya!”

    Suatu hari Abu Bakar berkunjung ke rumah putrinya, Aisyah. Beliau bertanya, “Anakku adakah sunnah kekasihku yang belum aku kerjakan?”
    “Ayah, engkau ahli sunah. Hampir semua sunnah Ayah lakukan kecuali satu saja!” jawab Aisyah.
    “Apa Itu?”
    “Setiap pagi Rasulullah selalu pergi ke ujung pasar membawakan makanan untuk seorang pengemis buta di sana.”

  • Refleksi Maulid (1) Wangi Akhlak Nabi

    Selalu diam.
    Berbicara seperlunya.
    Bicaranya fasih, ringkas tapi padat.
    Hatinya selalu sedih.
    Berpikir terus-menerus.
    Menghargai nikmat sekecil apa pun tanpa pernah mencaci.
    Tak pernah mencela makanan; bila suka dimakan, bila tidak ditinggalkan.
    Tak pernah marah menyangkut urusan dunia.
    Marah atau mengekang amarah bukan karena nafsu.

  • Orang Jujur Selalu Mujur

    Dahulu kala di negeri Yaman ada seorang pemuda bagus rupa bernama Zabur. Sejak kecil ia rajin sekolah dan tekun belajar dan mengaji. Ia belajar di pondok dengan tekun sehingga menjadi santri yang segera dipercaya sang kiai sebagai lurah santri. Si Zabur dipercaya mengajar kitab dan terjemah. Sang kiai tertarik pada kepribadian dan kepintaran santrinya itu. Maka,  Zabur diambil menantu, dijodohkan dengan anak perempuannya.
    Tidak berapa lama, sang kiai dan nyai pergi haji selama beberapa tahun dan Zabur dipercaya memimpin pondok selama ditinggal haji. Tak berapa lama Zabur dikaruniai dua orang putra laki-laki semua. Setelah mertuanya kembali, Zabur diminta segera menyerahk...

  • Lebih Berkah dengan Sedekah

    Kabsyah al-Anmary berkata: "Saya mendengar Rasulullah saw bersabda: "Ada tiga hal di mana aku bersumpah  di dalamnya; pertama, harta seorang hamba tidak akan pernah berkurang lantaran gemar bersedekah. Kedua, tidak ada seorang hamba pun yang sabar ketika dianiaya oleh orang lain, melainkan Allah akan menambahkan kemuliaan kepadanya. Ketiga, tidak ada seorang hamba pun yang membuat kericuhan dan onar, melainkan Allah akan membukakan pintu kefakiran kepadanya" (HR. Ahmad).
    Subhanallah, Rasulullah saw sampai bersumpah ketika berbicara masalah sedekah. Secara tidak langsung, hadits di atas menegaskan, wahai ummat manusia siapapun anda, dari mana pun anda, di ...

  • Tanda Kiamat, Waktu Menyingkat (Refleksi Awal Tahun)

    Nabi saw. bersabda bahwa pada akhir zaman waktu akan sangat pendek. Abû Hurayrah meriwayatkan bahwa Nabi saw. bersabda:

    Sungguh, tanda-tanda akhir zaman adalah bahwa waktu akan menjadi pendek, pengetahuan akan menyusut, kekurangan[1] dan penderitaan akan tersebar, penyakit bermunculan, dan semakin banyak terjadi harj. Para sahabat bertanya, “Ya Rasulullah, apakah harj itu?” Beliau menjawab, “Pembunuhan, pembunuhan.”[2]

  • Akhlakmu Menentukan Posisimu

    Anas bin Malik r.a. menuturkan: Suatu hari kami duduk bersama Rasulullah Saw. Tiba-tiba beliau bersabda, "Sebentar lagi akan datang seorang laki-laki penghuni surga.”

    Tidak lama kemudian, muncul seorang laki-laki dari kaum Anshar yang jenggotnya basah oleh air wudu dengan tangan kiri menenteng sandal. Ketika besok hari tiba, Rasulullah Saw. bersabda kembali, "Sebentar lagi akan datang seorang laki-laki penghuni surga.” Tidak lama kemudian, muncul laki-laki kemarin persis dalam kondisi sebelumnya, jenggotnya basah oleh air wudu dengan tangan kiri menenteng sandal.