Celah Zaman
  • Abdul Qadir al Jailani Melempar Iblis

    Syekh Abdul Qadir al-Jailani dalam sebuah perjalanan. Tiba-tiba, ia diadang cahaya begitu terang benderang, mengawang. Tampak megah dan indah. Ia berseru kepada al-Jailani, “Aku Tuhanmu. Kau hamba pilihanku. Mulai detik ini, aku halalkan untukmu semua yang semula haram. Kau bebas dari kewajiban agama.”

  • Rasulullah Khilaf

    Suatu ketika, Rasulullah berjanji akan menjawab pertanyaan tentang kisah Ashab al-Kahf. “Besok pagi aku akan menjawab pertanyaan kalian itu.” Rasulullah yakin, sebelum matahari esok pagi bersinar, Allah akan menurunkan wahyu tentang kisah tersebut.

  • Kiamat

    Ada 20 lebih nama untuk Hari Kiamat dalam Al-Quran.  Di antaranya adalah al-Qari’ah, Yaum al-Din, dan Al-Hâqqah. Saya sengaja menyebut tiga nama itu untuk beberapa alasan.

  • Gambar Diri Imam Syafi‘i dalam Syair

    Saya kira hampir semua orang mengenal Muhammad ibn Idris al-Syafi‘i atau yang kita sebut secara singkat dengan Imam Syafi‘i, paling tidak pada sebatas ia adalah seorang pendiri salah satu mazhab-fikih terbesar, Mazhab Syafi‘i. Atau, paling tidak, jika disebut Imam Syafi‘i maka yang tebersit pertama dalam pikiran adalah fikih. Dan, barangkali sedikit dari kita yang mengetahui jika Imam Syafi‘i adalah juga seorang penyair, meski ia tidak menulis buku khusus untuk syair-syairnya. Ia menyenandungkan syair secara spontan sebagai cerminan atas keadaan tertentu atau sebagai jawaban pertanyaan seseorang kepadanya. Seorang murid yang mendengar syair itu akan menghafalnya...

  • Mimpi Melihat Nabi Muhammad

    Orang yang melihatku dalam mimpi sesungguhnya benar-benar telah melihatku. Sebab, setan tak mampu menyerupaiku.  Demikian sabda populer Nabi  yang diriwayatkan oleh para imam hadis, di antaranya Imam Bukhari, Imam Muslim, Imam Tirmidzi, Abu Dawud, dan Ibnu Majah.  Jika yang bermimpi melihat Nabi adalah para sahabat maka dipastikan mereka benar-benar melihat Nabi.

  • Tadarus Cinta [1]:* Ibnu Sina dan Obat Penyakit Rindu

    Malam itu Abu Ali—panggilan akrab Ibnu Sina—menghadiri jamuan makan di istana Ibnu al-Ma'mun. Ketika Abu Ali memasuki aula, hadirin bangkit dan menyambut kedatangannya. Salah satu menteri berkata, "Sungguh, bertemu dengan seorang yang berpengetahuan mendalam sepertimu jauh lebih berharga bagi kami ketimbang apa pun juga. Saya berharap, kami layak menyambut kunjungan Anda." 

  • Ledakan Sang Waktu di Lailatur Qadar

    Menurut perhitungan waktu biasa, sehari semalam meliputi 24 jam. Namun, setiap orang mengalami waktu secara berbeda. Ketika kosong dari kesibukan dan pekerjaan, waktu seakan berjalan sangat lambat, terlebih lagi saat sedang menunggu seseorang atau sesuatu. 

  • Amal Apakah yang Paling Utama?

    Abdullah ibn Mas’ud bertanya kepada Rasulullah tentang amal yang paling utama. "Mengerjakan shalat pada awal waktu," jawab Rasulullah. "Apa lagi?" tanya Ibn Mas’ud kembali. "Berbakti kepada orangtua," jawab Rasulullah. "Lalu, apa?" Ibn Mas’ud bertanya lagi. Rasulullah menjawab, "Jihad di jalan Allah." Ibn Mas’ud mengatakan, seandainya ia bertanya lagi, niscaya Rasulullah juga akan menjawab (HR. Bukhari).